Home Internet EdgeConneX Masuk Indonesia dengan Mengakuisisi Pusat Data GTN

EdgeConneX Masuk Indonesia dengan Mengakuisisi Pusat Data GTN

51
0
Advertisement
Apartemen Bintaro Parkview

HOTABIS.COM – EdgeConneX, pelopor dalam solusi pusat data Hyperlocal hingga Hyperscale global, mengumumkan bahwa mereka akan memperluas kehadirannya di Asia dengan mengakuisisi Pusat Data GTN di Indonesia.
Akuisisi ini menandai pasar kesembilan EdgeConneX di Asia sudah mulai mapan atau sedang dalam pengembangan karena terus dengan cepat membangun platform pusat datanya di wilayah tersebut.
“Warisan kami berhasil dan dengan cepat menghadirkan infrastruktur pusat data di Edge,” kata Kelvin Fong, Managing Director (APAC) di EdgeConneX secara daring, Rabu, 18 Mei 2022.

“Seiring dengan usaha kami untuk terus memperluas platform pusat data Edge dan hyperscale kami secara global, kampus pusat data hyperscale yang direncanakan di Jakarta akan memberi kami kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami akan kapasitas di pasar yang vital dan berkembang di kawasan APAC ini.”

Berlokasi strategis di Bekasi, Cikarang, GTN telah mengoperasikan pusat data bersertifikat Tier 3 sejak 2016. GTN didirikan melalui joint venture antara Mitsui Jepang dengan distributor dan integrator IT lokal, PT Multipolar Technology, yang merupakan bagian dari konglomerat Indonesia Lippo Group.

Selain itu, EdgeConneX telah mengakuisisi sebidang tanah yang berbatasan langsung dengan GTN, yang memungkinkan untuk kampus pusat data hyperscale masa depan yang dapat mendukung kapasitas lebih dari 90 MW.

Setelah sebelumnya mengumumkan rencana untuk membangun platform pusat data pan-India melalui joint venture, AdaniConneX, serta investasi strategis di Chayora, operator pusat data terkemuka di Cina, akuisisi pusat data GTN di Indonesia merupakan negara ketiga di Asia yang telah dimasuki EdgeConneX sebagai bagian dari strategi ekspansi globalnya.

Fasilitas carrier-neutral GTN mendukung lebih dari 50 pelanggan di fasilitas hampir 7MW yang terletak di area aman dengan sumber daya yang andal, terukur, dan beragam serta rekor SLA 100 persen.

Untuk pasar pusat data, Structure Research meramalkan bahwa pasar ini akan mencapai hampir US$650 juta pada tahun 2026, dengan hampir dua pertiga di antaranya berasal dari permintaan hyperscaler, Jakarta adalah pasar lain di kawasan ini yang menyaksikan pertumbuhan pesat yang didorong oleh adopsi cloud.

Penyediaan infrastruktur digital hyperscale berkualitas tinggi dan andal sangat penting untuk mendukung transformasi digital Indonesia dan juga membantu Indonesia berfungsi sebagai pintu gerbang regional.

“Masuknya EdgeConneX ke Indonesia menandakan kehadiran kami di tiga negara terbesar di dunia di luar Amerika Serikat. Ini adalah pasar dengan keuntungan jangka panjang yang luar biasa. Indonesia memiliki demografi yang kuat, sektor teknologi dalam negeri yang berkembang pesat, dan berada di kurva awal adopsi dalam hal layanan infrastruktur yang dialihdayakan seperti cloud dan pusat data,” kata Philbert Shih, Pendiri Structure Research.

pasang iklan
VIAMSN News
SOURCEMicrosoft News

Leave a Reply