agenliga
/ Kesehatan / Tubuh Manusia Tidak Bisa Membedakan Lapar dan Haus

Tubuh Manusia Tidak Bisa Membedakan Lapar dan Haus

admin on October 28, 2013 - 3:40 pm in Kesehatan, Lifestyle Artikel ini dibaca 1257 Kali
Rate this post
banner-raja

Hotabis.com – Berkaca pada mereka yang menjalani diet OCD, selama puasa mereka tidak boleh mengonsumsi apa pun yang berkalori kecuali air putih. Mengapa? Air putih mengandung 0 (nol) kalori. Jadi jika lapar di tengah diet, air putih pilihan terbaik untuk mengusir lapar.

Pertanyaannya, benarkah Anda lapar?

Jika benar lapar, mengapa air putih bisa mengenyangkan? Ada fakta unik yang diungkap Riani soal lapar sungguhan dan lapar abal-abal. Tubuh tak bisa membedakan lapar dan haus. Anda yang bisa membedakan karena Andalah yang mengenal tubuh Anda.

Caranya? “Ketika tubuh butuh asupan dan mulut ingin mengunyah, otak memberi tahu lidah: You need salt (butuh yang asin-asin-red). Kemudian, yang terlintas di pikiran kita adalah camilan. Bukan air garam,” jelas Riani Susanto ND dari B Clinic Jakarta.

Sebenarnya ini gejala anemic (kurang darah). Mayoritas tiba-tiba merasa lapar itu bukan karena belum makan. Tapi karena haus. Jadi yang Anda butuhkan, air putih. Langkah berikutnya, jika merasa lapar perhatikan jam dan situasi perut. Misalnya, hari ini Anda bangun kesiangan. Tidak sempat makan. Hanya nyeruput secangkir kopi. Lalu lewat jam 11 siang, perut bunyi. Itu artinya Anda lapar.

Kalau jam 6 pagi, Anda sempat menyambar burger dan sebotol soft drink lalu jam 9 pagi sempat coffee break dan jam 11 Anda merasa lapar, sebenarnya itu bukan lapar. Solusinya, air putih. Merasa lapar itu beda dengan menjadi lapar. Istilah gampang lapar itu tidak ada. Yang ada, gampang haus.

Kebiasaan mengecek jam makan dan menimbang lapar atau haus membuat kita bijak mengasup menu. Menghindarkan Anda dari obesitas. Pertanyaan berikutnya, kapan sebaiknya kita minum? Masih dalam talk show “Stay Healthy, Stay Hydrated berama Nestle Pure Life”, Presiden Direktur PT Akasha Wira Intermational merekomendasikan delapan momen minum air putih.

“Saat bangun tidur. Saat sarapan. Di sela aktivitas pagi hari. Saat makan siang. Di sela aktivitas makan siang. Saat pulang ke rumah (sehabis sekolah atau bekerja). Saat makan malam. Dan terakhir, sebelum tidur. Jangan lupa, biasakan buang air kecil sebelum memejamkan mata,” beri tahu Martin.

0 POST COMMENT
Rate this article
Rate this post

Send Us A Message Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: