agenliga
/ Karier / Tips Sukses Menjadi Freelancer

Tips Sukses Menjadi Freelancer

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
admin on March 10, 2013 - 10:24 pm in Karier, Lifestyle Artikel ini dibaca 937 Kali
Rate this post

Hotabis.com – Menjadi freelancer kini menjadi pilihan mencari uang. Selain fleksibel dalam hal waktu, penghasilannya pun lumayan besar.

Apa, sih, freelancer itu? “A freelancer is someone who offers services for a fee .” Secara umum, seorang freelancer bekerja secara independen, tidak terikat pada satu perusahaan atau pada pemberi pekerjaan tertentu. Bahkan, sebagian besar dari mereka mengerjakan”proyek” di rumah. Istilahnya, tak perlu repot menembus macet, uang pun mengalir ke kantong.

Ada banyak alasan seseorang menjadi freelancer , di antaranya mudah mengatur waktu dan hemat ongkos. Freelancer juga acapkali menjadi pilihan ketika seseorang menganggur, baik untuk sementara waktu seraya menunggu pekerjaan baru, atau malah menjadi pekerjaan “tetap.” Menjadi freelancer juga tepat buat mereka yang pengin menjadi bos bagi diri sendiri.

Freelancer bisa mengerjakan segala jenis pekerjaan, mulai jasa penulisan, entri data, desain, bahkan engineering serta sains. Enaknya lagi, freelancer bisa mengerjakan proyeknya secara online (untuk beberapa jenis pekerjaan). Untuk menjadi seorang freelancer , yang dibutuhkan hanya skill yang bisa ditawarkan ke klien potensial. Hal lain yang perlu misalnya situs untuk mempromosikan diri, nomor telepon yang bisa dihubungi, kartu nama, alamat bisnis (jika memungkinkan), portofolio, serta referensi.

Banyak Sumber

Lalu, bagaimana cara mencari penawaran proyek? Tergantung skill yang dikuasai. Ada banyak situs yang menyediakan pekerjaan (proyek) bagi para freelancer . Beberapa situs menggratiskan layanannya, ada yang harus membayar biaya keanggotaan, ada juga yang membebankan biaya untuk penawaran (bid ) pekerjaan.

Salah satu situs bagi freelancer adalah Freelancer.com (Freelancer.co.id untuk Indonesia). Situs ini membuka market pekerjaan secara global bagi para freelancer dalam berbagai profesi dan keahlian. Platform uniknya mengeliminasi kebutuhan beriklan yang cukup mahal dan membuat orang Indonesia bisa mencari atau menawarkan kemampuan dan keahlian mereka kepada dunia, tanpa harus meninggalkan rumah atau kantor mereka.

Jika Anda mencari pekerjaan paruh waktu untuk menambah penghasilan atau ingin memperluas jaringan klien bagi bisnis full-time Anda, orang Indonesia dapat menemukan yang mereka butuhkan melalui Freelancer.com. Sementara, sebagai website regional dari Freelancer.com di Indonesia, Freelancer.co.id menghubungkan bisnis kecil dan pebisnis di Indonesia dengan jutaan tenaga profesional dari seluruh dunia yang siap dan dapat menyediakan pelayanan di berbagai bidang.

Dengan para freelancer yang memiliki skill yang dapat dipekerjakan mulai harga sekitar Rp 300.000, tidak ada lagi cara yang lebih ekonomis untuk memulai dan membangun sebuah bisnis. “Kita perlu membangkitkan entrepreneurship di Indonesia, dan kami percaya bahwa membuat para pebisnis kecil dan para freelancer yang telah sukses untuk membagi cerita menariknya dalam hal freelancing serta entrepreneurship , merupakan cara terbaik untuk menginspirasi lebih banyak lagi pebisnis dan freelancer untuk bangkit dan menjadi berani,” kata Helma Kusuma , Indonesia Country Manager Freelancer.com.

Lebih Fleksibel

Sebetulnya, apa, sih, untungnya jadi freelancer ? Yang jelas, bisa mengatur waktu sendiri. Bisa jadi, seorang freelancer akan sibuk selama sebulan penuh, lalu sebulan berikutnya “menganggur.” Jadi, memang harus pandai-pandai mengatur waktu. Gunakan waktu luang untuk mencari penawaran-penawaran baru, juga untuk memperbaiki situs supaya klien makin tertarik memakai jasa Anda.

Dewasa ini, menjadi freelancer juga menjadi impian banyak orang. Tak butuh biaya banyak (bandingkan jika kita kerja kantoran yang butuh transportasi, misalnya), lebih hemat waktu, dan banyaknya penawaran peluang, sebagian besar diantaranya bisa dikerjakan di rumah.

Bag mereka yang menganggur atau tiba-tiba mengalami PHK, menjadi freelancer a kan membuat mereka tetap memiliki penghasilan sampai mendapat pekerjaan kembali, selain juga menambah pengalaman. Banyak freelancer yang malah tetap menekuni posisinya sebagai freelancer dan tak tertarik mencari pekerjaan kantoran.

Toh, ada pula yang berpendapat bahwa penghasilan sebagai freelancer masih di bawah penghasilan sebagai pekerja kantoran. Sebagian pemakai jasa freelancer juga masih menganggap mereka tak perlu membayar mahal bagi para freelancer . Bisa jadi ini karena tingkat persaingan yang makin ketat. Namun, seiring perjalanan waktu, pengalaman dan referensi sebagai freelancer akan mendongkrak “tarif” Anda.

Yang perlu diingat, freelancer bebas memilih pekerjaan atau proyek mana yang akan diambil. Jika tak suka proyek yang ditawarkan, Anda bebas menolak atau mengabaikannya, dan mencari proyek lain yang lebih tinggi bayarannya. Yang pasti, sebaiknya jangan asal terima proyek dan asal mengerjakannya, sehingga terkesan tidak profesional.

Kaya Dari Freelancing

Siapa bilang menjadi freelancer tak bisa “kaya.” Buktinya, Daniel G. Praditya. Semenjak bergabung dengan Freelancer.co.id, total pendapatannya selama hampir satu setengah tahun mencapai lebih dari USD 20.000. “Reputasi saya di Freelancer.co.id termasuk ‘excellent’,” katanya bangga.

Pengalaman serupa dialami Linda Handayani. Setelah bergabung dengan Freelancer.co.id, ibu rumah tangga dengan 2 anak ini kini nyaman bekerja di rumah sambil mengurus buah hatinya. “Akhirnya, aku menemukan pekerjaan yang tepat yang bisa kukerjakan di rumah, dan bisa mengurus buah hatiku,” katanya. Sekarang, ia bisa menghasilkan uang dan menjadi karyawan freelance untuk mengerjakan beberapa entri data di beberapa perusahaan.

Be Professional !

Para freelancer adalah CEO bagi diri mereka sendiri. Mereka juga menjadi sekretaris, direktur marketing, dan segalanya bagi diri mereka sendiri. Jadi, butuh niat dan komitmen untuk menjadi freelancer yang profesional. Berikut tips­nya:

1 Disiplin

Disiplin sangat penting bagi seorang freelancer. Sebagian besar freelancer bekerja dari rumah, sehingga sangat mungkin “tergoda” untuk mengerjakan hal-hal lain dulu sebelum membereskan proyek/pekerjaan.

2 Menjual Diri

Sebagai seorang freelancer, setiap proyek atau bisnis merupakan buah dari upaya mempromosikan diri. Tak ada orang lain yang membantu “menjual” diri Anda. Jadi, jangan pernah berhenti mempromosikan diri, entah melalui situs, social media, maupun dari mulut ke mulut.

3 Bersikap Profesional

Ingat bahwa aktivitas sebagai freelancer adalah pekerjaan Anda. Jadi, bekerjalah secara profesional. Mulailah dari hal-hal kecil, misalnya, meski bekerja di rumah, persiapkan diri layaknya seperti hendak berangkat ke kantor. Bersihkan diri, pakailah pakaian yang bersih dan bagus, dan sebagainya. Gunakan ruang khusus (jika ada), pisahkan antara telepon pribadi/rumah dengan telepon yang berhubungan dengan proyek, dan sebagainya. Freelancing adalah pekerjaan yang sangat fleksibel, dimana Anda bisa membuat sendiri jadwal kerja Anda. Namun di sisi lain, ini juga bisa menjadi pekkerjaan yang sangat sulit jika Anda tidak bertindak profesional.

0 POST COMMENT
Rate this article
Rate this post

Send Us A Message Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: