agenliga
/ Lifestyle / Tips Mengobati Sakit Hati Setelah Putus Cinta

Tips Mengobati Sakit Hati Setelah Putus Cinta

sakit hati
admin on April 3, 2013 - 8:22 am in Lifestyle, Love Artikel ini dibaca 2651 Kali
Rate this post

Hotabis.com – Patah hati setelah putus cinta akan membuat suasana hati mudah berubah-ubah dan hidup menjadi kacau. Putus cinta bisa membuat perasaan Anda seperti orang ditolak, diremehkan, marah dan depresi. Sebuah penelitian menyatakan bahwa penolakan dari mantan kekasih dapat mengaktifkan bagian di otak yang berhubungan dengan rasa sakit secara fisik.

Cinta adalah hal tentang perasaan, dan bukanlah perkara mudah untuk menyebuhkannya jika telah merasa tersakiti. Beberapa orang butuh waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk menata kembali agar hati kembali sembuh. Bagaimana jalinan asmara itu bisa putus, setiap pasangan memiliki penyebab dan alasan masing-masing. Baik itu karena perselingkuhan, merasa dibohongi, atau karena terpaksa padahal kedua belah pihak masih saling mencintai, yang namanya putus cinta tetaplah menyakitkan.

Untuk itu, kembalilah menata hati Anda secara perlahan. Bangkit dan mulailah hidup dengan rasa nyaman dan tenang dengan mengikuti beberapa hal berikut ini, seperti yang silansir dari wolipop:

1. Putuskan kontak
Jika biasanya Anda dan Dia selalu berkomunikasi setiap hari, setiap saat, baik itu via telepon, SMS, BBM, atau sosial media. Kini hubungan Anda telah kandas, sama sekali tidak berkomunikasi dengan mantan memang sulit, terlebih lagi jika Anda masih mencintainya. Tapi ini adalah langkah pertama yang penting, jika Anda ingin sembuh dari sakit hati. Jadi, untuk sementara waktu, putuskan semua bentuk komunikasi Anda dengan mantan kekasih. Dengan tidak berbicara dengannya, Anda akan merasakan perbedaan yang besar.

2. Teriak dan menangislah
Merasakan sedih kehilangan adalah hal yang wajar. Sebab Ia adalah orang yang dicintai dan selalu hadir dalam keseharian Anda. Masuklah ke dalam kamar tidur, lalu menangislah sepuasnya sambil memeluk bantal dan guling. Bahkan bila rasa sesak di dada tak kunjung menghilang, menjeritlah. Percayalah, suara keras yang Anda hasilkan dapat membantu mengurangi ketegangan dan stress.

3. Berbagilah dengan orang terpercaya untuk terus maju
Sedetik setelah Dia meninggalkan Anda, segera angkat telpon dan hubungi orang-orang terdekat yang bisa Anda andalkan. Tak perlu malu menceritakan pada mereka tentang kesedihan dan kekesalan Anda saat itu. Jangan berpura-pura bahwa Anda sedang baik-baik saja. Hal ini akan membuat orang-orang penting di sekitar berfikir bahwa Anda tidak memerlukan dukungan mereka dan mampu menghadapi permasalahan sendiri.

Ceritakanlah segala rasa sakit kepada seseorang yang Anda percaya dan lebih dewasa baik secara rohani maupun emosional. Hal ini akan lebih membantu proses penyembuhan Anda. Perhatikan juga dengan siapa Anda bercerita. Jangan sampai Anda justru mendapatkan masukan-masukan yang tidak membangun dan dapat menghancurkan Anda pada akhirnya.

4. Me time
Keluar sejenak dari rutinitas harian. Ambil cuti beberapa hari, dan gunakan untuk memanjakan diri sendiri. Cari kegiatan yang paling Anda sukai, bisa dengan perawatan spa mewah atau liburan mini ke luar kota. Ketika Anda meluangkan waktu untuk fokus terhadap diri sendiri, Anda bisa lebih cepat menyembuhkan patah hati.

5. Carilah kesibukan dengan beraktivitas
Menyibukkan diri sendiri merupakan cara efektif untuk meringankan rasa sedih. Seseorang yang sedang mengalami patah hati biasanya suka menyendiri dan merenungi keadaan. Lebih baik Anda melakukan kegiatan produktif untuk mengembalikan semangat Anda, akan tetapi jangan melakukannya secara berlebihan. Karena jika Anda terlalu menyibukkan diri dalam pekerjaan, misalnya saja keluar setiap malam, atau melakukan aktivitas lain yang tidak baik bagi diri Anda demi membuat perasaan menjadi lebih baik, itu berarti Anda hanya mencoba untuk lari dari kenyataan.

Anda dapat menyibukkan diri dengan berolahraga seperti berlari, berenang, atau tinju untuk bisa melepaskan semua beban yang Anda rasakan. Pada saat berolahraga, tubuh akan melepaskan serotonin lebih banyak. Serotonin adalah hormon kebahagiaan yang sangat efektif untuk menangkal stres, sehingga dengan berolahraga, akan dapat menurunkan tingkat stres pada diri Anda. Atau Anda bisa ikut kursus bahasa Perancis, bahasa Jepang atau kursus keramik, menyenangkan juga kok. Jangan mengumbar kalimat, “Semua salah Dia!” Ambil sisi positifnya, kalau memang tak ada jodoh, mau apalagi…?

6. Introspeksi diri
Saat setelah putus cinta adalah saat yang tepat untuk bagi Anda untuk melakukan introspeksi diri. Pelajarilah kesalahan yang mungkin Anda lakukan di dalam hubungan yang telah berakhir. Cobalah untuk menjadi pribadi baru yang lebih baik. Anda juga perlu menghargai diri sendiri dengan memunculkan pertanyaan “Mengapa aku harus menangisi Dia yang telah menyakitiku?!” Cobalah untuk tertawa dari berbagai hal di sekeliling Anda, misalnya dengan mencari hiburan bersama teman-teman.

7. Hindari teman-teman mantan
Ketika ingin menyembuhkan patah hati, Anda harus menghindar dari segala hal yang mengingatkan Anda pada mantan termasuk teman-temannya. Bukan menyarankan untuk memutus tali silaturahmi, tapi hindari teman-teman mantan hanya untuk sementara waktu. Tak perlu datang jika mereka mengundang untuk kumpul atau cerita panjang lebar tentang kisah putusnya hubungan asmara kalian.

8. Jangan dengarkan “gosip” tentang Dia
Ada dua kemungkin jika Anda memaksakan diri mendengarkan gosip tentangnya. Pertama, jika Anda mendengar bahwa setelah putus cinta ternyata Dia sama menderitanya dengan Anda. Takutnya Anda akan membangun harapan “kosong” dalam hati. Kedua, jika Anda mendengar si Dia ternyata telah berbahagia dengan Wanita lain. Maka secara otomatis ego Anda akan memikirkan cara untuk membalas dendam. Padahal itu tak perlu Anda lakukan!

9. Memaafkan
Point penting yang dapat mengobati dari rasa patah hati yang sedang Anda alami adalah dengan memaafkan. Rasa emosi mungkin timbul dalam benak, namun dengan memaafkan akan membuat perasaan Anda menjadi lebih baik. Ketika Anda mampu memaafkan seseorang dengan tulus, seburuk apapun perlakukannya terhadap Anda, hal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap Anda. Sekalipun memaafkan menjadi hal yang paling sulit untuk dilakukan, Anda harus mencobanya. Bayangkanlah hal positif tentang dirinya yang akan menumbuhkan rasa simpati Anda terhadapnya.

10. Mulailah berfikir rasional
Tidak menyalahkannya, bukan berarti Anda juga boleh menyalahkan diri sendiri. Ingat, semua orang bisa gagal, termasuk membina suatu hubungan. Agar ingatan Anda tak kembali pada masa-masa indah bersamanya. Untuk sementara, hindari hal-hal yang bersifat romantisme dan syahdu. Seperti lagu bertemakan patah hati atau film-film romantis yang bisa mengetuk kesedihan Anda. Bila perlu, bersama sahabat rayakan kebebasan Anda tanpa kekasih. Yakinkan pada diri Anda bahwa hidup ini ternyata lebih menyenangkan tanpanya.

0 POST COMMENT
Rate this article
Rate this post

Send Us A Message Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: