agenliga
/ Berita Nasional / Komnas PA: UN Kacau Bikin Stres Nasional

Komnas PA: UN Kacau Bikin Stres Nasional

2211214-arist-merdeka-sirait-620X310
admin on April 23, 2013 - 10:06 am in Berita Nasional, News Artikel ini dibaca 641 Kali
Rate this post

Hotabis.com – Hari pertama pelaksanaan UN untuk tingkat SMP pada Senin (22/4) kemarin relatif lebih lancar dibanding dengan UN SMA. Meski begitu masih ada beberapa permasalahan teknis yang muncul. Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menilai hal ini menimbulkan stres berskala nasional.

“Dengan keterlambatan, kertas yang jelek, penundaan ini yang dirugikan adalah psikologi dan waktu. Ini juga menjadi stres nasional. Anaknya stres, ibu dan bapak stres, gurunya stres, kadisnya stres. Jadilah stres nasional,” ujar Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, Selasa (23/4/2013).

Arist melihat kendala-kendala yang banyak mengadang pelaksanaan UN tahun ini merupakan bentuk kegagalan UN. Menurutnya, bukan hanya perusahaan percetakan, namun pemerintah sebagai penyelenggara harus bertanggungjawab.

“Perlu investigasi atas masalah-masalah yang terjadi seperti yang diinginkan Pak Menteri. Karena ini masalah negara dan dibiayai oleh negara,” lanjutnya.

Arist mengatakan bahwa pelaksanaan UN tahun ini adalah yang terburuk jika dilihat dari penundaannya yang terjadi di banyak daerah.

“Penundaannya bukan hanya sehari dua hari, yang tipis lah, harus foto copy dulu. Ya akui saja kalau memang gagal,” jelasnya.

Selain menjadi stres nasional, Arist menilai UN selalu menimbulkan situasi yang mencekam bagi para murid. Sebagai bukti adalah kegiatan istigosah atau doa bersama yang banyak digelar di sekolah-sekolah. Hal itu menurut Arist menunjukkan bahwa persiapan-persiapan UN berakibat pada psikologis siswa.

Untuk itu Arist berpendapat bahwa sebaiknya UN tidak lagi digunakan sebagai satu-satunya penentu kelulusan. Namun hanya sebatas sebagai pemetaan untuk melihat kualitas siswa.

“Tim investigasi (kendala UN) harus dibentuk sesuai dengan permintaan menteri demi penegakan hak pendidikan anak,” tegasnya.

0 POST COMMENT
Rate this article
Rate this post

Send Us A Message Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: