agenliga
/ Berita Nasional / Komnas HAM: Polri Harus Bantu Penyelidikan Tim Investigasi TNI AD

Komnas HAM: Polri Harus Bantu Penyelidikan Tim Investigasi TNI AD

komnas ham
admin on April 5, 2013 - 8:55 am in Berita Nasional, News Artikel ini dibaca 9175 Kali
Rate this post

Hotabis.com – Tim Investigasi TNI AD Rabu kemarin mengumumkan hasil investigasi dan mengungkap pelaku penyerangan yang dilakukan oknum TNI AD. Komnas HAM berharap Polri tetap melakukan penyelidikan guna penguatan bukti untuk diajukan ke Oditur di Mahkamah Militer (Mahmil).

“Karena sudah ada pengakuan, nanti dari bukti-bukti labfor, termasuk apakah gambar sketsa wajah sama dgn 11 orang, tentu nanti akan ada koordinasi antara TNI dengan kepolisian,” kata Ketua Komnas HAM Siti Noor Laila dalam percakapan dengan detikcom, Jumat (5/4/2013).

“Polri harus tetap menjalankan penyelidikan, kan itu baru pengakuan itu baru satu unsur, harus ada bukti yang menguatkan,” imbuhnya.

Penyelidikan baru berhenti ketika berkas pelengkap sudah diserahkan ke Oditur,” kata Siti.

Dihubungi terpisah, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Suhardi Alius mengapresiasi hasil pengungkapan Tim Investigasi TNI AD yang dipimpin Wakil Pusat POM AD, Brigjen TNI Unggul K Yudhoyono. Polri menyatakan siap berkontribusi untuk membantu pembuktian barang bukti yang diperlukan Oditur di Mahkamah Militer.

“Kami menaruh hormat dan apresiasi kepada pimpinan TNI, khususnya Pimpinan TNI AD beserta Tim Investigasi yang telah bekerja dengan cepat dan menyampaikan temuannya ke masyarakat,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Suhardi Alius, Kamis (4/4/2013).

Menurut Suhardi, temuan tim penyidik yang terdiri dari tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri dan Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (Inafis), selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Tim Investigasi TNI untuk membantu penyelidikan dan penyidikan.

“Semua temuan akan dikoordinasikan,” tegas Suhardi.

0 POST COMMENT
Rate this article
Rate this post

Send Us A Message Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: