agenliga
/ Berita Internasional / KBRI Kairo Minta WNI Tidak Langgar Jam Malam di Mesir

KBRI Kairo Minta WNI Tidak Langgar Jam Malam di Mesir

pnoNI2aQZD
Dodox Coolz on August 23, 2013 - 10:34 am in Berita Internasional, News Artikel ini dibaca 566 Kali
Rate this post

Hotabis.com – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, terus melakukan upaya perlindungan terhadap WNI di Mesir. Mereka juga mengeluarkan peringatan kepada WNI untuk tidak melanggar jam malam yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Mesir.

“Untuk saat ini KBRI Kairo terus melakukan pemantauan secara intensif perkembangan politik dan keamanan Mesir dari waktu ke waktu serta menelaah tingkat eskalasinya. Langkah ini dilakukan untuk menentukan langkah selanjutnya yang harus diambil dalam kaitan upaya perlindungan WNI di Mesir,” pernyataan KBRI Mesir dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Jumat (23/8/2013).

Selain itu KBRI Kairo juga melakukan pemutakhiran data sekaligus kelengkapan dokumen yang masih berlaku pada WNI, agar setiap WNI memegang dokumen diri yang lengkap dan sah. KBRI mengimbau kepada masyarakat Indonesia di Mesir yang belum memiliki dokumen lengkap agar segera mengurus ke Kantor Konsuler di Nasr City.

“Terkait kondisi politik dan keamanan Mesir, KBRI Kairo terus memantau kondisi WNI baik di Cairo maupun di kota-kota lainnya yang menjadi konsentrasi tempat tinggal seperti di Alexandria, Tafahna, Zagazig, Tanta, Manshoura, Dimyat, Port Said, Hurghada dan Sharm El Sheikh, guna memastikan seluruh WNI dalam keadaan aman dan selamat,” lanjut pernyataan itu.

KBRI Kairo juga menyiagakan petugas piket Kantor Pusat Garden City dan Kantor Konsuler Nasr City, membuka saluran hotline pelayanan perlindungan WNI selama 24 jam pada nomor +201022229989, +201015185795, +20227947200, +20227947209. Mereka juga menyiagakan kendaraan yang siap dimobilisasi setiap saat.

“Diminta seluruh WNI untuk tidak melanggar peraturan jam malam selama masih diberlakukan oleh Pemerintah Mesir, demi keamanan dan keselamatan WNI. WNI juga harus selalu membawa tanda pengenal kartu identitas diri apabila ingin bepergian ke luar rumah,” imbau KBRI Kairo.

Pada kondisi di mana relokasi WNI perlu untuk dilakukan untuk alasan keamanan, mereka mengeluarkan tahap-tahap seperti, relokasi WNI dari tempat yang kurang aman ke tempat yang lebih aman, masih di dalam lingkup negara Mesir. Kemudian relokasi WNI keluar dari Mesir, dengan alternatif relokasi ke negara terdekat yang aman atau ke Indonesia.

Menurut KBRI Kairo, pada kondisi relokasi WNI tahap II akan dibuat penetapan skala prioritas WNI yang akan direlokasi, dengan prioritas pertama adalah perempuan, anak-anak dan WNI dalam kondisi sakit parah dan kebutuhan khusus.

Terakhir, KBRI Kairo mengajak untuk saling bekerja sama dengan baik, termasuk dalam mempublikasikan berita mengenai kondisi Mesir, diharapkan agar pemberitaan dapat bersifat faktual, berimbang dan menghindari unsur sensasional yang tidak berdasar, demi menjaga ketenangan umum dan keselamatan WNI di Mesir.

0 POST COMMENT
Rate this article
Rate this post

Send Us A Message Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: