agenliga
/ Celebrity / Jaksa Beberkan Perbuatan Eza Gionino di Persidangan

Jaksa Beberkan Perbuatan Eza Gionino di Persidangan

exa gionino
admin on April 3, 2013 - 2:50 pm in Celebrity, Showbiz Artikel ini dibaca 1676 Kali
Rate this post

Hotabis.com – Sidang perdana kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh mantan kekasih Ardina Rasti, Eza Gionino digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam sidang yang beragendakan bacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) membeberkan tindakan Eza.

Berikut isi dakwaan yang dibacakan JPU.

Melakukan penganiayaan, dengan cara:
– 10 Juli 23.00 Wib, Ardina Rasti dan Eza menuju rumah Rasti di Pejaten. Sampai di sana, terdakwa membaca isi pesan BBM di HP Rasti, terdakwa langsung marah-marah kepada Rasty. Dalam keadaaan emosi, terdakwa memukul bagian muka atau wajah 3 kali dengan tangan sehingga Rasti jatuh ke pecahan kaca (sebelumnya kaca kena kursi). Akibatnya muka Rasti lebam dan kaki luka hingga berdarah. Terdakwa menendang badan Rasti dengan kaki berulang kali hingga Rasty pingsan. Dibawa ke RS. JMC buncit untuk pertolongan.

– Jumat 8 Juni jemput Rasti di Cibubur, ke rumah Puri Bintaro. Sampe di sana, Rasti masuk kamar mandi untuk cuci muka. Terdakwa masuk kamar mandi, tarik saksi ke kamar tidur, dengan emosi langsung membanting ke tempat tidur. Terdakwa menampar Rasti dengan tangan kanan berulang kali.

Terdakwa menjambak rambut Rasti, menyeret ke sudut tempat tidur, membenturkan kepala ke sandaran tempat tidur hingga pusing dan memar. Jambak rambut, dan ditarik diseret ke luar kamar. Setelah itu terdakwa duduk ke teras rumah, Rasti masuk kamar. Tak lama terdakwa ikut masuk kamar, emosi langsung pukul kepala, tarik rambut, dorong kepala saksi berulang kali. Akibatnya, Rasty bengkak di kepala, lebam. Ditemukan benjolan di kepala, perut di bahu kanan 3 cm. Karena benda tumpul. Diancam pidana 351 ayat 1 KUHP.

– 10 Juli: Banting BB, ambil kursi, banting ke kaca sampe pecah.

– 8 Juni: Banting kursi ke lantai, lempar ke pintu kamar mandi, banting BB.

– Akibat perbuatannya, barang-barang milik Rasti: 1 handphone Onyx, kaca pintu belakang rumah, 1 kursi, 1 pintu kamar mandi, HP Blackberry pecah nggak bisa dipakai lagi. Pasal 406 ayat 1 KUHP Jo 165 KUHP

– 10 Juli di Pejaten ancam: ‘awas lo kalau ada hubungan atau BBM sama laki-laki yang enggak gue kenal, gue habisin lo! Lalu memukul dan menendang.

– 8 Juni telepon: ‘aku nggak suka sama sutradaranya, kamu pulang sekarang cancel syuting! Lawan maainnya juga mantan kamu, kamu tahu aku enggak suka. Pulang sekarang ke Jakarta atau kita putus!’ Marah-marah ‘kenapa kamu enggak balik waktu diminta balik dari Puncak, berarti kamu minta diputusin. Kenapa enggak minta maaf dan minta balikan, berarti kamu senang putus sama aku’. Perbuatan pasal 335 KUHP Jo 165 KUHP.

Saat JPU membacakan dakwaannya, Eza pun hanya terdiam di ruang sidang tanpa ada komentar apapun setelahnya.

0 POST COMMENT
Rate this article
Rate this post

Send Us A Message Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: