agenliga
/ Berita Internasional / Bocah 8 Tahun Itu Tewas Saat Menunggu Ayah di Garis Finish Maraton Boston

Bocah 8 Tahun Itu Tewas Saat Menunggu Ayah di Garis Finish Maraton Boston

foto bom boston12
admin on April 16, 2013 - 7:15 pm in Berita Internasional, News Artikel ini dibaca 530 Kali
Rate this post

Hotabis.com – Satu dari tiga korban tewas akibat ledakan bom di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS) adalah seorang anak laki-laki berusia 8 tahun. Sungguh malang, bocah ini tewas ketika menyaksikan ayahnya yang mengikuti lomba maraton paling bergengsi AS itu.

Saat kejadian, seperti dilansir news.com.au, Selasa (16/4/2013), bocah bernama Martin Richard ini tengah menyaksikan sang ayah, Bill Richard yang mengikuti salah satu ajang maraton tertua di dunia itu. Martin datang bersama dengan ibu dan dua saudara perempuannya.

Beberapa saat sebelum ledakan terjadi, Martin berdiri di samping ibu dan saudara perempuannya. Mereka sedang menunggu sang ayah mecapai garis akhir (finish). Nahas, saat ledakan terjadi, Martin masih berada di lokasi yang sama dan bocah kecil ini pun kehilangan nyawanya.

Sedangkan sang ibu dan seorang saudara perempuan Martin dilaporkan mengalami luka parah akibat ledakan tersebut. Sementara saudara perempuan Martin yang lainnya dilaporkan tidak mengalami luka-luka.

Martin dan keluarganya merupakan warga asli Boston. Mereka diketahui tinggal di wilayah Dorchester yang merupakan lingkungan bersejarah yang terkenal di Boston. Ayah Martin, Bill dikenal sebagai pemimpin komunitas warga di wilayah Ashmont Dorchester. Tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai kondisi ayah Martin pasca ledakan ini.

Untuk mengenang Martin, warga setempat di Dorchester berkumpul di Tavolo Restaurant pada Senin (15/4) malam waktu setempat. “Mereka dicintai oleh semua masyarakat di sini. Mereka memberikan kontribusi melalui banyak cara. Itulah mengapa Anda melihat kesedihan seperti ini,” tutur Dewan Kota setempat, Ayanna Pressley yang juga hadir dalam acara berkabung tersebut.

“Ini semua nyata, ini sangat tragis, ini tidak mudah dipahami. Semua orang yang ada di sini malam ini berusaha untuk saling menenangkan satu sama lain dan terus berdoa,” tandasnya, seperti dilansir boston.com.

Dua ledakan bom terjadi di dekat garis akhir (finish) event maraton Boston Marathon, yang berjarak 50-100 meter dari para pelari, pada Senin (15/4) sore waktu setempat. Kedua ledakan bom itu terjadi hanya dalam selisih waktu sekitar 12 detik.

Dilaporkan 3 orang tewas, termasuk Martin Richard. Sedangkan, sebanyak 144 orang lainnya luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Boston. Sedikitnya 17 orang di antaranya saat ini dalam kondisi kritis.

0 POST COMMENT
Rate this article
Rate this post

Send Us A Message Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: