agenliga
/ Berita Nasional / Banyak Pihak meragukan Proyek Monorel Jokowi

Banyak Pihak meragukan Proyek Monorel Jokowi

196709_620
admin on October 21, 2013 - 12:34 pm in Berita Nasional, News Artikel ini dibaca 1092 Kali
Rate this post

Hotabis.com – Pada 2005, Gubernur DKI saat itu, Sutiyoso mencoba menggarap proyek ini. Sejumlah tiang sudah berdiri, namun umur proyek tersebut tak panjang. Kemudian di era kepemimpinan Gubernur Fauzi Bowo (Foke) akhirnya secara resmi proyek ini dihentikan pada 2011.

Seiring dimulainya kembali pembangunan proyek senilai lebih dari Rp 8 triliun itu bermunculan nada miring. Pengamat transportasi dari Institut Studi Transportasi (Instran) Izul Waro mengatakan terlalu dini menilai proyek pembangunan monorel sudah memiliki komitmen.

Monorel-Infog-1

Pasalnya, pembangunan baru sekadar simbolis selama persoalan internal antara PT Jakarta Monorail dengan PT Adhi Karya terkait 200 tiang beton lama senilai Rp 200 miliar belum terselesaikan.

Seharusnya, Izul menekankan, PT Jakarta Monorail (JM) sebagai operator bergerak cepat menyelesaikan persoalan ini. “Itu sudah pasti menghambat karena itu tidak murah hampir Rp 200 miliar. Saya jadi sangsi mereka ini sanggup tidak mengerjakannya?” kata Izul kepada detikcom, Jumat pekan lalu

Dia juga menyoroti harus ada kejelasan pengelolaan keuangan yang harus murni oleh PT Jakarta Monorail. Karena ada kecemasan bila dalam beberapa tahun pertama belum bisa menutup biaya operasi dan investasi membuat PT JM terancam rugi dan kolaps.

Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap pemberian subsidi dari pemerintah untuk menghindari kejadian tersebut. “Ujung-ujungnya minta subsidi dan rugi. Yah pemerintah yang akan turun tangan,” ujarnya.

Sejumlah warga ibu kota pun berharap pembangunan monorel tak hanya sekadar simbolis dan tidak lagi terhenti. Langkah Gubernur Jokowi yang membentuk tim pengawas diapresiasi namun perlu bukti nyata.

Salah seorang warga, Vera Puspita, 26, mengatakan kalau cuma acara groundbreaking proyek tanpa disertai proses pengawasan pembangunan bakal banyak celah negatifnya. Maksud karyawan bank di Jalan Rasuna Said, Kuningan, ini sudah seharusnya proyek besar seperti monorel punya kejelasan konsep dari pembangunan serta pengawasan.

“Saya baca di berita-berita katanya masih banyak masalah. Yah Pak Jokowi dan anak buahnya supaya terus ngawasin dan enggak berhenti lagi. Jangan cuma groundbreaking launching doang,” kata Vera kepada detikcom, Sabtu lalu.

Direktur Teknis PT Jakarta Monorail Rosa Bovanantoo tak menampik masih adanya sejumlah kendala. Soal tiang beton lama yang dibangun PT Adhi Karya, ia mengakui memang akan dievaluasi karena mengacu pada tiang baru saat ini yang berbeda kriteria. Ia menekankan setiap tiang bakal dievaluasi dan dilihat apakah layak digunakan atau tidak.

Disinggung sekitar Rp 200 miliar biaya yang harus diganti ke Adhi Karya, ia enggan berkomentar. Yang penting, katanya sudah ada tahapan antara pihaknya dengan Adhi Karya sebagai pemilik tiang lama untuk penyelesaian.

“Pekerjaan kami masih banyak yang perlu diselesaikan. Soal tiang ini kan bagian kecil dari pengerjaan. Makanya kami mulai mengerjakan dari sisi utara,” katanya kepada detikcom, Jumat pekan lalu.

0 POST COMMENT
Rate this article
Rate this post

Send Us A Message Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: