agenliga
/ Berita Nasional / 285 PKL Blok G Pasar Tanah Abang terverifikasi

285 PKL Blok G Pasar Tanah Abang terverifikasi

285-pkl-blok-g-pasar-tanah-abang-terverifikasi
admin on August 14, 2013 - 1:57 pm in Berita Nasional, News Artikel ini dibaca 601 Kali
Rate this post

Hotabis.com – Pemprov DKI Jakarta melalui Suku Dinas (Sudin) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tengah menjalankan proses verifikasi data PKL yang mendaftar untuk mendapatkan los pedagang di Blok G Pasar Tanah Abang. Dalam proses verifikasi ini, terdapat 285 dari 968 PKL terdaftar yang telah terverifikasi.

“285 yang sudah terverifikasi. Total yang terdaftar sebanyak 968 pedagang, dan yang mendaftar sejak puasa ada 771 pedagang,” ujar Kepala Sudin UMKM Jakarta Pusat, Slamet Widodo, di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (14/8).

Slamet mengatakan, verifikasi dijalankan sejak tanggal 12 hingga 16 Agustus 2013. Mereka yang terverifikasi, dia melanjutkan, adalah pedagang yang memiliki tanda terima pendaftaran.

“Jadi yang punya tanda terima ditampung, diverifikasi, kemudian diseleksi. Mereka harus bawa KTP dan KK yang asli,” kata Slamet.

Tetapi, Slamet mengaku, sebagian besar pendaftar los Blok G bukan merupakan pedagang yang biasa berjualan di kawasan Pasar Tanah Abang. “Bukan pedagang tempat lain. Tapi kan yang daftar dari mana saja bisa,” terang Slamet.

Proses verifikasi ini dikeluhkan oleh pedagang yang biasa berjualan di kawasan Pasar Tanah Abang. Ini karena mereka yang telah berjualan lebih dari lima tahun tidak mendapat bagian atas los yang ditawarkan.

Salah satu keluhan itu dirasakan oleh John Heriyanto (49). Pria yang telah berdagang pakaian muslim selama lebih dari lima tahun ini tidak mendapat jatah los.

“Saya sudah lama berjualan di kawasan sini. Tapi nama saya tidak terdaftar, malah kebanyakan nama orang-orang yang tidak berjualan di sini,” kata John.

John pun menuding proses verifikasi dilakukan dengan tidak adil. Pasalnya, jatah los diberikan kepada pihak yang memiliki KTP DKI meski tidak berdagang di Pasar Tanah Abang.

“Kalau syarat KTP harus DKI, itu tidak adil. Saya kan tinggal di Ciledug, Tangerang, tapi sudah lama berdagang di Tanah Abang. Masa mereka yang tidak berdagang malah dapat jatah los hanya gara-gara punya KTP DKI?” ungkap John.

Lebih lanjut, John hanya berharap keadilan untuk dirinya. “Saya mau dipindah ke Blok G sini, tapi jangan mereka yang tidak pernah berdagang di sini justru yang mendapat prioritas,” terangnya.

0 POST COMMENT
Rate this article
Rate this post

Send Us A Message Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: